Merdeka Belajar dan Kurikulum Doktor Hukum: Inovasi Akademik untuk Masa Depan

Kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan memberikan ruang yang lebih luas bagi perguruan tinggi untuk berinovasi dalam penyelenggaraan pendidikannya. Program Studi Doktor Ilmu Hukum UMS memanfaatkan momentum kebijakan ini untuk melakukan reformasi kurikulum secara menyeluruh, menghadirkan pendekatan-pendekatan baru yang lebih relevan dengan kebutuhan mahasiswa dan masyarakat.

Salah satu elemen kunci MBKM yang diadopsi dalam kurikulum DIH UMS 2023 adalah penekanan pada pembelajaran berbasis riset (research-based learning). Berbeda dari model kuliah konvensional di mana mahasiswa lebih banyak menerima informasi secara pasif, pembelajaran berbasis riset menempatkan mahasiswa sebagai peneliti aktif yang menghasilkan pengetahuan baru sejak awal perkuliahan. Pendekatan ini sangat sesuai dengan hakikat pendidikan doktor yang memang berorientasi pada produksi pengetahuan.

Kurikulum DIH UMS 2023 juga mengadopsi pendekatan pembelajaran kolaboratif yang mendorong mahasiswa untuk bekerja sama dalam mengidentifikasi dan memecahkan persoalan hukum yang kompleks. Diskusi kelompok, studi kasus, dan pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning) menjadi metode pembelajaran yang sering digunakan untuk menggantikan ceramah satu arah yang cenderung pasif. Pendekatan ini tidak hanya menghasilkan pemahaman yang lebih mendalam, tetapi juga melatih keterampilan kerja sama dan komunikasi yang sangat dibutuhkan dalam dunia profesional.

Inovasi lain yang diterapkan adalah penguatan sistem monitoring dan evaluasi berbasis CPL. Setiap mata kuliah dirancang dengan CPMK (Capaian Pembelajaran Mata Kuliah) yang terhubung langsung dengan CPL (Capaian Pembelajaran Lulusan) program studi. Sistem ini memungkinkan evaluasi yang lebih akurat dan berkelanjutan terhadap ketercapaian kompetensi mahasiswa, serta memudahkan identifikasi area yang perlu diperkuat.

Merdeka Belajar pada hakikatnya adalah kebebasan untuk belajar secara bermakna dan bertanggung jawab. Bagi mahasiswa doktor hukum, kebebasan ini berarti kebebasan untuk mengeksplorasi topik penelitian yang benar-benar relevan dan bermakna bagi mereka, dengan dukungan pembimbing yang memberikan arahan tanpa mengekang kreativitas ilmiah. Inilah semangat yang coba dihidupkan melalui reformasi kurikulum DIH UMS 2023.

Scroll to Top